Japanese Urban Legend (都市伝説) #6: Peko-chan | Belajar Bahasa Jepang Bersama Japanese Urban Legend (都市伝説) #6: Peko-chan | Belajar Bahasa Jepang Bersama

Japanese Urban Legend (都市伝説) #6: Peko-chan

Konbanwa minna~ Udah malem Jum'at lagi aja nih. Berarti admin Beth bakal ceritain nihon no toshi densetsu (都市伝説). Kali ini bahas tentang Peko-chan. Ada yang tau atau pernah beli produk dari Peko-chan? Peko-chan ini adalah salah satu maskot dari produk permen terkenal di Jepang yaitu Milky. Tau slogannya? "Milky tastes like Mama." atau dalam bahasa Indonesia-nya berarti Milky terasa seperti Mama. Terdengar ambigu ya haha.

Peko-chan

Peko-chan ini berwujud gadis kecil yang memiliki pipi chubby, rambut dikuncir dua dengan pita, mempunyai poni dengan senyuman yang besar dan sekan-akan habis menjilat sesuatu. Menurut kepercayaan masyarakat di sana, ada sesuatu di balik cerita Peko-chan yang cukup tragis, dikarenakan Peko-chan ini diambil dari seorang model bernama Peko, gadis kecil yang meninggal era Perang Dunia 2.

Peko adalah seorang gadis kecil berusia 6 tahun. Dia hidup bersama ibunya di sebuah desa kecil. Selama Perang Dunia, banyak yang kekurangan makanan bahkan sampai kelaparan. Ia dan ibunya hanya bisa meminum air lumpur dan rerumputan. Semakin lama ibunya tak tega dengan keadaan Peko, akhirnya mengiris daging tangannya sendiri untuk dikonsumsi oleh Peko.

Sehabis memakannya, Peko tidak bisa menahan rasa lapar dan manis dari daging ibunya. Ingat slogannya? "Milky tastes like Mama" cukup nyambung ya gengs? Bukan cuma itu, alasan lidah Peko menjulur itu menggambarkan ia sedang menjilati daging ibunya. Dan kata Milky jika diucapkan dengan cepat jadi Kill Me loh! Peko ini berakhir menjadi seorang kanibal, ia sampai memangsa tetangganya yaitu Poco-chan.

Poco juga ada dalam produk permen Milky. Seorang anak laki-laki berumur 7 tahun dengan senyum lebar dan memakai topi biru. Peko mematahkan tulang-tulang otaknya Poco untuk berusaha memakan isi otaknya. Poco yang tidak bisa menahan rasa sakitnya, ia akhirnya menggigit lidahnya sendiri sampai putus dan memakannya. Itulah yg terjadi pada Poco yang hanya tersenyum lebar tanpa mengeluarkan lidah seperti Peko, dan menutupi kepalanya dengan topi.

Apa kalian pernah merasakan permen milky ini yang rasanya seperti Mama?

Sc: scary for kid

Baca Juga

Komentar