Pengalaman Pertama Mengajar via Zoom | Belajar Bahasa Jepang Bersama Pengalaman Pertama Mengajar via Zoom | Belajar Bahasa Jepang Bersama

Pengalaman Pertama Mengajar via Zoom

Di suatu hari ada email yang masuk menanyakan apakah saya membuka kursus bahasa Jepang untuk daerah Banjarbaru. Sebenarnya saya masih belum membuka kursus tapi karena satu daerah dan kebetulan sedang memiliki banyak waktu luang juga jadi kucoba merespon emailnya. Kucoba menanyakan beberapa pertanyaan dulu sambil menanyakan kebutuhan bahasa Jepang apa yang ingin dipelajari. Setelah kurasa cukup memungkinkan, akhirnya saya memutuskan untuk mengambilnya. Orang yang ingin kursus kali ini adalah Mba Rahmah. Belakangan aku baru tahu kalau beliau ternyata adalah seorang dosen. Kemarin ngajar anak dosen, sekarang ngajarin dosen langsung dong (•﹏•) waaaa dekiru kanaaaa. Tapi untungnya saya tahunya setelah sudah belajar beberapa kali, jadi rasa gugupnya jadi gak double hehe.

Pengalaman Pertama Mengajar via Zoom

Mulai Menyusun Materi dan Melakukan Berbagai Persiapan

Setelah itu saya mulai menyusun materi-materi yang akan dipelajari per pertemuan. Awalnya berencana belajar tatap muka tapi setelah kembali berdiskusi, berhubung pada waktu itu isu corona masih puncak-puncaknya, pada waktu itu kota Banjarbaru juga baru beberapa bulan lalu Lookdown. Akhirnya kami menyepakati untuk diubah menjadi daring. Jadi, belajarnya lewat video conference, di sini kami sepakat memakai Zoom.

Jujur, baru pertama kali ini saya menggunakan Zoom, setelah install, langsung mulai pelajari fitur-fiturnya. Ternyata cukup mudah dan sederhana. Sepertinya semua persiapan sudah Oke, tinggal menantikan jadwal kursusnya saja. Buku yang menjadi panduannya juga sudah kukirim ke Mba Rahmah. Di sini saya memutuskan untuk memakai buku 30 Hari Paham Pola Kalimat Bahasa Jepang. Bukuku sendiri dong #eaa. Karena buku ini sangat cocok untuk orang yang baru pertama kali belajar bahasa Jepang.

Mulai Kursus Bahasa Jepang via Zoom

Dalam kursus ini sebulan ada 8 kali pertemuan, akan mempelajari kurang lebih setengah buku. Jadi akan ada opsi lanjutan satu bulan lagi jika ingin mempelajari materi bukunya sampai tamat. Akhirnya tiba juga hari pertama kursus dan ini menjadi pengalaman pertamaku mengajar via aplikasi Zoom. Hari pertama meski agak gugup tapi semua berjalan sesuai jadwal baik materi ataupun durasi waktunya, internet juga lancar Alhamdulillah.

Setelah hari pertama selesai saya merasa cukup lega, ternyata tidak begitu sulit dan saya bisa menjalankannya. Hari-hari berikutnya cukup berjalan lancar. Satu-satunya kendala mungkin adalah waktu, ya, setelah kurang lebih di kursus keenam hingga seterusnya, kulihat Mba Rahmah cukup sibuk, dia sering menjadi semacam orang yang memonitoring suatu acara di kampus, acara online juga dan sepertinya Zoom juga (saya kurang tahu jelasnya). Selain itu, Mba Rahmah juga sering sibuk membantu anaknya yang masih SD belajar online.

Dari kendala kesibukan itu, kuperhatikan Mba Rahmah jadi lupa beberapa huruf kana, konjugasi dan fungsi-fungsi partikel, padahal sebelumnya sudah hafal semuanya. Namun beliau masih berkomitmen untuk menuntaskan kursusnya dan menambah sebulan (8x pertemuan lagi). Meski agak ngaret (8x pertemuan awalnya sebulan tapi karena banyak tertunda baru selesai selama dua bulan) tapi tak butuh waktu lama untuk Mba Rahmah menghafal kembali huruf kana dan rumus konjugasi. Hingga akhirnya di pertemuan ke-16 kita berhasil menyelesaikan kursusnya dengan cukup baik. Semoga saja tidak lupa lagi, aamiin, dan semoga ilmunya terus ditambah. Aamiin.

Huuaaaa, saya merasa lega karena berhasil menyelesaikan tugasku sebagai sensei, mengajar kursus online via Zoom untuk pertama kalinya. Saya pun mulai berpikir untuk membuka kembali kursus online ini kelak. Di tunggu saja ya(^O^) sekarang ini masih melakukan persiapan dulu dan lebih menyempurnakan materi-materinya dulu, sambil latihan-latihan juga hehe. Itu saja pengalaman yang ingin kuceritakan, semoga saja bermanfaat ya. Jangan sampai menyerah belajar bahasa Jepangnya ya, ganbatte!! o(^^o)

Baca Juga

1 komentar:

  1. Omedetou senpai... Jadi kangen diajari senpai langsung 🤭

    BalasHapus