Mengatakan "Harus" dalam Bahasa Jepang (~なくてはだめ/いけない/ならない)

Kalau kemarin kita udah mempelajari tentang mengatakan tidak boleh melakukan sesuatu, nah maka hari ini kita akan belajar bagaimana pola kalimat untuk mengatakan kebalikannya yaitu harus (melakukan sesuatu).

Bagaimana caranya? Apakah kata negatifnya diubah ke positif? Hehe, salah, nggak diubah ke negatif, tetapi untuk mengatakan harus dalam bahasa Jepang kita menggunakan pola dobel negatif, kan kalau negatif tambah negatif sama dengan positif^^. sama seperti bahasa Arab dong ya, "la budda"=tidak boleh tidak=harus. nah begitu juga dengan bahasa Jepang^^ kita akan menggunakan rumus dobel negatif, buat yang udah belajar dan paham dengan grammar kata kerja-te wa dame/ikenai/naranai kemarin sih pasti pelajaran ini akan terasa mudah banget. ok langsung aja kita mulai mengenal rumusnya.

Sebelumnya kalian harus tau dulu cara mengubah kata kerja ke bentuk negatif buat yang belum tau silahkan (baca : Kata kerja bahasa Jepang bentuk negatif) buat yang udah jago konjugasi negatifnya silahkan lanjutkan^^.

Pertama-tama sobat harus merubah dulu kata kerjanya ke bentuk negatif, lalu ganti akhiran i dengan kute (bentuk-te versi kata sifat-i) dan setelah itu tinggal tambahkan aja partikel wa dan salah satu kata dame, ikenai atau naranai. Contoh :
食べる=taberu=makan → 食べなくてはだめ=tabenakute wa dame=harus makan
見る=miru=melihat → 見なくてはいけない=minakute wa ikenai=harus melihat
話す=hanasu=berbicara → 話さなくてはならない=hanasanakute wa naranai=harus berbicara
走る=hashiru=berlari → 走らなくてはだめ=hashiranakute wa dame=harus berlari
する=suru=melakukan → しなくてはいけない=shinakute wa ikenai=harus melakukan
来る=kuru=datang → 来なくてはだめ=konakute wa dame=harus tidak
Gampang, bukan? Selain itu banyak variasi lainnya untuk mengatakan harus, seperti menggunakan bentuk conditional ば atau と. Contoh :
来ないとだめ=konai to dame=harus datang
話さなければなりません=hanasanakereba narimasen=harus berbicara
食べないといけません=tabenai to ikemasen=harus makan

Dan satu hal lagi yang perlu sobat ketahui, bahwa grammar-grammar di atas terkadang sering disingkat di pembicaraan sehari-hari. dan ini dia bentuk-bentuk singkatannya.

食べなくてはだめ=tabenakute wa dame disingkat menjadi = 食べなくちゃ=tabenakucha=harus makan

話さなくてはいけない=hanasanakute wa ikenai. disingkat menjadi = 話さなくちゃ=hanasanakucha=harus berbicara

死ななければなりません=shinanakereba narimasen. disingkat menjadi 死ななきゃ=shinanakya=harus mati

帰らないとだめ=kaeranai to dame. disingkat menjadi 帰らないと=kaeranai to=harus pulang.

Mengerti kan? Kesimpulannya yang pola nakute wa dame/ikenai/naranai itu disingkat menjadi nakucha, dan nakereba naranai itu disingkat menjadi nakya, dan nai to dame/ikenai sering disingkat menjadi nai to saja.

Baca juga: Mengatakan Boleh dan Tidak Boleh Melakukan Sesuatu dalam Bahasa Jepang

Oke sekian pelajaran dari saya kali ini^^, silahkan berkomentar jika ada yang tidak dimengerti, sampai ketemu lagi di lain waktu ya, jaa na.
Mengatakan "Harus" dalam Bahasa Jepang (~なくてはだめ/いけない/ならない)
5 komentar

Kalau "tidak harus" dalam bahasa Jepang, bagaimana caranya??

kalau tidak harus berarti boleh kan? untuk mengatakan tidak harus, memakai pola ~te mo ii, silahkan cari pelajarannya di daftar isi^^

Jadi intinya tidak boleh tidak = harus. Lucu juga ya

kata sifat yang berarti harus bagaimana bunpou nya ? contoh, kegiatan ini harus gratis.

Min penggunaan dame, ikenai dan naranai itu tergantung bentuk kata kerja nya atau bebas ya. Thx

Terima kasih telah membaca postingan di blog Bahasa Jepang Bersama ini
silahkan berkomentar jika ada yang tidak dimengerti atau ada yang ingin ditanyakan^^

Copyright © 2014 - 2017 Bahasa Jepang Bersama - All Right Reserved
Powered By Blogger | Kebijakan Privasi | Contact | Advertise